Karya Pemuda - Youth Inclusion 2.0 - Sebagai Tanggapan Terhadap Era Ekonomi Kreatif

“Inovasi, dalam mengajak pemuda pemudi Indonesia untuk terus berkarya.” Dr. Ing. Ilham Akbar Habibie, selaku founder dari Berkarya!Indonesia, menggambarkan tujuan acara "Karya Pemuda - Youth Inclusion 2.0” dalam pidato sambutannya.

"Karya Pemuda - Youth Inclusion 2.0” adalah suatu acara bertemakan teknologi dan inovasi yang diselenggarakan pada hari Rabu, 3 Mei 2017 bertempat di Hotel Le Méridien, Sudirman, Jakarta. Acara yang diselenggarakan atas kerjasama Berkarya!Indonesia, Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF), dan Intel ini dengan sukses menarik lebih dari 250 peserta siswa/siswi SMP, SMK, dan SMA dari seluruh Indonesia.

 

Sebagaimana penggambaran dari Dr. Ing. Ilham Akbar Habibie, acara Karya Pemuda memotivasi para peserta dari seluruh Indonesia untuk berinovasi terutama dalam konteks teknologi. Kegiatan “Building SMART Energy Systems on Intel Genuino” merupakan highlight kegiatan edukasi bagi para peserta. Pada kegiatan tersebut, peserta dibimbing untuk merangkai hardware lampu dan sensor, melakukan programming, dan menghubungkan kedua produk pada handphone sebagai remote control.

 

“Merakitnya sih nggak terlalu susah, cuma programmingnya sempat gagal tadi. Tapi dibantu sama mentor jadi sekarang sudah bisa”, komentar Abdul Dwi dari Sampoerna Academy Boarding School, Bogor tentang Smart Lightning milik kelompoknya. Selama berlangsungnya kegiatan “Building SMART Energy Systems on Intel Genuino”, para peserta didampingi oleh mentor sukarelawan dari Malang, komunitas Sagasitas Jogjakarta, dan Sahabat Pulau Bulukumba. “Menurut saya acara ini sangat menarik. Komunitas berkesempatan untuk sharing tentang Intel Genuino, sensor, sistem kontrol dan automatisasi melalui Bluetooth ke adik-adik ini.” komentar Diaz dari komunitas Sagasitas Jogja. Dari sebagian peserta yang sempat diwawancarai, kesan mereka terhadap acara ini dirangkum dengan baik oleh para peserta dari SMK Pertiwi Kuningan, “Acaranya seru, bisa memperluas pengetahuan kita walaupun di sekolah juga sudah beberapa kali merakit sesuatu atau programming. Ditambah lagi bisa ketemu teman-teman baru.”

 

Di samping kegiatan edukatif, beberapa tokoh perkembangan teknologi dan ekonomi Indonesia berdiri di atas panggung acara Karya Pemuda untuk berbagi pikiran dan harapan kepada para hadirin. Pidato inspiratif tokoh-tokoh tersebut meningkatkan kesadaran hadirin yang berada dalam ballroom Sasono Mulyo mengenai peran, kontribusi dan pentingnya tekonologi progresif dan inovasi pada era ekonomi kreatif ini.

 

The event is inspired by Hari Raya Idul Fitri, we want to teach students about smart lightning and expect them to be able to perform this project. If one or two of them developed the skill we have taught, we believe they can do so many things. We hope by doing more events like this, we can foster youth innovation in which at one point their innovation will contribute to a community or society.” –  Sohil Patel

“Kami, generasi tua, memiliki peran untuk memberi jalan dan kesempatan sebesar-besarnya bagi generasi muda untuk berkarya bersama Indonesia. The most fundamental wealth is human creativity. Creativity is not something to learn, it is already within us to rediscover. What we will do now is helping you overcome the fear of unknown, fear of being judged, fear of losing control, and have that courage to try. Bekraf will assist to unlock youth creativity.” - Triawan Munaf, Ketua Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF)

"Intel is encouraging young people to become scientists, experts and technologists. So our world can become more inclusive. I see you, young men and women in this room, making future through phenomenal technology. I believe that you are the innovators to solve many of world’s problems in the future.” - Rosalind Hudnell,  Vice President Intel Corporation, Director of Corporate Affairs & President Intel Foundation.

“Berkarya!Indonesia memiliki fokus utama untuk mengubah pola pikir bangsa Indonesia dari konsumen menjadi produsen melalui apa yang dibutuhkan dalam kehidupan, terutama yang terkait dengan teknologi. Berubah menjadi bangsa produsen adalah kunci utama untuk mengubah nasib masa depan bangsa. Berkarya!Indonesia bertujuan untuk membudayakan teknologi demi menjadikan Indonesia bangsa yang mandiri dalam penciptaan produk dan jasa yang inovatif.” – Ilham Akbar Habibie, Founder of Berkarya!Indonesia, Chairman of National ICT Council (WANTIKNAS), Founder of International University Liaison Indonesia (IULI).

 

Gyda Tertia Azarine Budiyati

Hubungi

Berkarya!Indonesia Noble House Building, 36rd Floor
Jl. Ide Anak Agung Gde Agung Kav E4.2 No. 2
Mega Kuningan, Jakarta Selatan - 12950, Indonesia

Phone: +6221 2978 3054
info@berkaryaindonesia.com

Penyelenggara